Agar mobil lebih hemat bahan bakar, fokus utamanya adalah mengemudi dengan halus dan menjaga kondisi kendaraan. Berikut beberapa tips yang efektif:
- Akselerasi secara bertahap
Hindari menginjak pedal gas terlalu dalam saat mulai berjalan. Percepatan yang halus mengurangi konsumsi bahan bakar. - Jaga kecepatan stabil
Berkendara pada kecepatan konstan lebih hemat daripada sering mempercepat dan mengerem. Di jalan tol, manfaatkan cruise control jika mobil memilikinya. - Hindari pengereman mendadak
Antisipasi kondisi lalu lintas dari jauh agar Anda bisa melepas pedal gas lebih awal daripada langsung mengerem. - Gunakan putaran mesin yang efisien
- Mobil manual: Pindahkan gigi lebih awal, umumnya di kisaran 2.000–2.500 rpm untuk berkendara santai.
- Mobil otomatis: Injak pedal gas secara halus agar transmisi berpindah gigi pada putaran yang lebih rendah.
- Matikan mesin saat berhenti lama
Jika harus berhenti lebih dari sekitar 1 menit (dan mobil tidak memiliki sistem start-stop otomatis), mematikan mesin dapat menghemat bahan bakar. - Kurangi beban yang tidak diperlukan
Semakin berat beban mobil, semakin besar konsumsi bahan bakarnya. Keluarkan barang yang tidak perlu dari bagasi. - Jaga tekanan angin ban
Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin bekerja lebih keras. Periksa tekanan ban secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan. - Gunakan AC dengan bijak
Atur suhu secukupnya dan jangan terlalu dingin. Pada kecepatan tinggi, lebih hemat menutup jendela daripada membukanya karena hambatan angin meningkat. - Rencanakan perjalanan
Gabungkan beberapa tujuan dalam satu perjalanan untuk mengurangi frekuensi mesin dingin menyala, yang biasanya lebih boros. - Lakukan servis berkala
Ganti oli, filter udara, dan busi (untuk mobil bensin) sesuai jadwal agar performa mesin tetap optimal dan efisien.
Kebiasaan yang sebaiknya dihindari
- Sering menginjak gas dan rem secara agresif.
- Membiarkan mesin menyala lama saat parkir tanpa alasan.
- Membawa muatan berlebihan.
- Mengabaikan perawatan rutin.
Dengan menerapkan kebiasaan di atas, penghematan konsumsi bahan bakar sekitar 10–20% dibanding gaya mengemudi yang agresif sering kali dapat dicapai, tergantung jenis mobil, kondisi jalan, dan lalu lintas.